PPC dan SEO, Apa Bedanya?

Posted on May 2, 2016 By

PPC dan SEO

Makin maraknya penggunaan internet belakangan membuat para pelaku bisnis merasa wajib untuk melakukan digital marketing. Dengan begitu, biaya pemasaran dapat ditekan, jangkauan pasar dapat diperluas, dan pelanggan dapat dipertahankan. Dua di antara banyak tipe digital marketing yang digunakan para pelaku bisnis adalah PPC (Pay Per Click) dan SEO (Search Engine Optimization). Apa perbedaan antara PPC dan SEO? Berikut beberapa aspek yang membedakan keduanya:

Strategi

Strategi dalam PPC adalah pelaku bisnis harus bisa membuat iklan yang dapat menarik perhatian pengunjung untuk mengklik. Dalam hal ini, pelaku bisnis bisa menonjolkan diskon, testimoni, garansi, dan sampel gratis yang sejatinya begitu menarik di mata konsumen. Selanjutnya, membeli beberapa kata kunci yang dirasa mampu menyukseskan iklan PPC. Tak kalah pentingnya, pelaku bisnis harus menyiapkan landing page (halaman setelah pengunjung mengklik iklan PPC). Berikut cara membuat landing page yang efektif: gunakan header untuk menonjolkan penawaran menarik, judul selaras dengan pesan iklan, pasang sinyal kepercayaan (testimonial, logo perusahaan, sertifikasi, nomor telpon/alamat email, dll), struktur yang jelas, dan harus punya satu tujuan (mendaftar akun, webinar, mendownload, dll).

Bagaimana dengan SEO? Secara garis besar, SEO terdiri atas 2 jenis yakni On-Page dan Off-page. SEO On-Page adalah SEO yang memaksimalkan unsur dari dalam website itu sendiri misalnya menanamkan interlink pada konten blog, memilih kata kunci yang tepat & menempatkannya pada posisi yang tidak memaksa, memastikan adanya relevansi antara judul website & konten, menyesuaikan nama image dengan keyword yang dikejar, dan lain sebagainya. Untuk SEO Off-Page sendiri yakni memaksimalkan unsur di luar website misalnya membangun backlink berkualitas, memanfaatkan sosial media, membuat article directory, dan lain sebagainya.

Biaya

Kalau dilihat dari sisi biaya, ada biaya yang harus dikeluarkan untuk PPC. Biaya akan keluar manakala ada pengunjung internet yang mengklik iklan PPC (tapi tidak untuk pengunjung dengan IP address yang sama). Artinya, biaya tidak akan dikeluarkan jika tidak ada pengunjung yang mengklik iklan PPC. Untuk biayanya sendiri berbeda-beda tergantung dari agen periklanan, paket, serta posisi yang dipilih. Dalam hal hal ini, biasanya agen periklanan bakal memotong biaya dari deposit pelaku bisnis.

Apabila deposit berada di bawah rata-rata (sesuai kebijakan agen periklanan), iklan PPC bakal dihentikan & bakal kembali aktif pasca memesan deposit baru. Bagaimana dengan SEO? SEO hampir tidak membuat pelaku bisnis mengeluarkan biaya. Apabila pelaku bisnis sangat paham teknik optimasi & bisa melakukannya sendiri, tidak ada biaya yang bakal dikeluarkan pelaku bisnis. Namun, apabila pelaku bisnis menggunakan jasa digital agency tentu ada biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar jasa tim dari digital agency yang dipilih.

Hasil

Tidak perlu menunggu waktu lama untuk membuat iklan PPC bertengger pada halaman strategis SERP. Dengan demikian, traffic pengunjung dapat meningkat dalam sekejap terlebih jika kata kunci yang dipilih tepat. Bagaimana dengan SEO? Butuh proses untuk bisa mendapatkan pengunjung dengan SEO. Bahkan, ada sebagian pelaku bisnis yang telah mencoba mengkolaborasikan SEO On-Page dengan SEO On-Page untuk hasil maksimal, tapi tak kunjung berhasil. Makanya, memerlukan kerja keras dan kesabaran yang tinggi saat melakukan SEO. Tak kalah penting harus cerdas untuk mengubah strategi SEO yang dirasa tidak cukup beperan. Kendatipun demikian, pengunjung iklan PPC bakal menurun drastic manakala deposit kosong karena agen periklanan bakal menghentikan iklan PPC. Sebaliknya, pengunjung SEO berangsur-angsur bakal meningkat seiring dengan peningkatan posisi di SERP.

Optimasi WebsiteSEO     ,


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *